Rabu, 01 April 2009

PRA UN 2

Siswa/I kelas XII MAN 2 Padang kembali menghadapi PRA UN ke-2 yang serentak diadakan se kota Padang. PRA UN 2 ini berlangsung dari Senin tanggal 23 Maret hingga Selasa 30 Maret 2009. Tim MGMP kota Padang yang bidang studinya diujikan pada UN yang membuat soal PRA UN ke-2 ini.

Menurut beberapa siswa, soal Fisika, Matematika, dan Ekonomi pada PRA UN ke-2 ini sedikit lebih sulit daripada soal PRA UN 1 se Sumatera Barat pada 3 minggu sebelumnya. Namun, sebagian besar siswa puas karena Listening Section pada mata ujian bahasa Inggris terdengar jelas, tidak seperti PRA UN 1 yang menurut mereka sangat tidak jelas.

Tentunya, kita berharap siswa/i MAN 2 Padang khususnya dan semua pelajar yang akan mengikuti UN terus diberikan semangat untuk belajar, diberikan kemudahan dan yang terbaik dari ALLAH SWT.


Written by: sa

Selasa, 24 Maret 2009

Tim Nasyid Sohibussalam MAN 2 Padang Juara 1 Musikalisasi Puisi tingkat SLTA se Sumatera Barat

Tim Nasyid Sohibussalam kembali meraih prestasi sebagai Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi tingkat SLTA se-Sumatera Barat yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Padang di Taman Budaya Padang hari Rabu tanggal 11 Maret 2009. Selain meraih Tropi dan Piagam, MAN 2 Padang juga berhak mewakili Sumatera Barat untuk ajang kompetisi yang sama ke tingkat Nasional di Jakarta pada bulan Oktober 2009 mendatang. Ini merupakan kebanggakan segenap jajaran Departemen Agama karena Madrasah telah berhasil mengalahkan para peserta dari sekolah umum yang berasal dari seluruh penjuru Sumatera Barat

Beberapa hari sebelumnya, Minggu tanggal 8 Maret 2009, tim nasyid kebanggaan MAN 2 Padang yang dilatih oleh Ust. Taufik Husain, S.ThI ini juga meraih juara Umum pada lomba Nasyid antar remaja Mesjid se Kota Padang yang meraih Juara 1 Lomba nasyid se kota Padang dan Juara 2 Lomba cerdas – cermat antar tim Nasyid se Kota Padang, sehingga Shohibussalam meraih Juara Umum.

Jumat, 20 Maret 2009

Kabid Mapenda Kanwil Depag Sumbar buka Pertemuan K3MA Se-Sumatera Barat

Sebanyak 50 orang Kepala Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta se Sumatera Barat yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (K3MA) Sumatera Barat mengikuti pertemuan rutin bulanan K3MA yang pada kesempatan ini dilaksanakan di Aula MAN 2 Padang yang baru saja selesai di perbaiki pada hari Rabu tanggal 17 Maret 2009. Turut hadir Kakandepag Kota Padang yang diwakili Kasi Mapenda Drs. Kasmir dan dibuka oleh Kabid Mapenda Drs. H. Zakaria Nawar yang mewakili Kakanwil Depag Sumbar.

Kabid Mapenda Kanwil Depag Sumbar Drs. H. Zakaria Nawar menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara

Dalam sambutannya Kabid Mapenda Drs. H. Zakaria Nawar menyampaikan Apresiasinya atas pertemuan tersebut, beliau menyampaikan agar pertemuan-pertemuan seperti ini terus dilaksanakan dikarenakan dirasakan sangat banyak manfaatnya, pada kesempatan itu juga disampaikan agenda-agenda kegiatan kabid mapenda kanwil depag sumbar pada tahun 2009 ini diantaranya beberapa acara Workshop guru bidang studi Pendidikan Agama Islam, lomba Kreasi Siswa yang akan dilaksanakan sekitar bulan Mei atau Juni 2009.

Kasi Mapenda Kandepag Kota Padang Drs. Kasmir menyampaikan kata sambutan

Ketua K3MA Drs. Ufrizaldi mengatakan, tujuaan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi persiapan ujian semester 2 tahun ajaran 2008/2009, meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terdapat pada semester 1 yang lalu supaya tidak terjadi lagi pada ujian semester 2 yang akan datang.

Drs. Ufrizaldi sebagai ketua K3MA sekaligus tuan rumah menyampaikan kata sambutan

Dengan adanya pertemuan ini, K3MA telah melakukan berbagai upaya antara lain penyusunan jadwal kerja organisasi, penyusunan kisi-kisi semester 2, pendistribusian kisi-kisi kepada seluruh MA Negeri dan Swasta di Sumatera Barat, pengumpulan master soal yang dibuat oleh masing-masing daerah kepada secretariat K3Ma untuk selanjutnya diedit dan diserahkan ke percetakan pada awal April mendatang.

Ini berarti K3MA jauh lebih siap untuk melaksanakan ujian semester 2 yang akan dating, demikian disampaikan oleh ketua K3MA yang sekaligus Kepala MAN 2 Padang.

Jumat, 13 Maret 2009

OSIS MAN 2 PADANG ????

Selamat kepada para pengurus OSIS yang baru dilantik pada 12 Maret 2009 lalu untuk periode 2009/2010, semoga dapat berjaya dan sukses. Ucapan terima kasih kepada pengurus OSIS sebelumnya atas segala pengorbanan dan perjuangannya demi menjadikan OSIS lebih baik.

Kalau kita berbicara mengenai kepengurusan OSIS khususnya untuk kepengurusan OSIS 5 periode belakangan ini semakin hari semakin mengalami kemerosotan eksistensinya dikancah organisasi sekolah. Ini merupakan pertanyaan besar bagi penulis pribadi khususnya, serta bagi seluruh teman-teman yang aktif dalam organisasi dan para senior yang telah tamat umumnya. Mengapa bisa demikian…??


Penulis melihat, OSIS dibawah kepemimpinan Hidayat Eka Putra masa bakti 2007/2008 yang berhasil membuat berbagai gebrakan baru, seperti adanya pemilihan Akhy wa Ukhty, adanya buletin sekolah, mengaktifkan kembali mading sekolah, dan lain-lain. Hal ini hendaknya dapat memacu generasi berikutnya agar dapat berbuat lebih baik atau seminimal mungkin sama dengan itu.

Tetapi harapan itu belum tampak memuaskan pada kepengurusan selanjutnya. Pada kepengurusan selanjutnya, di bawah kepemimpinan Ulfi fajri, OSIS tidak dapat mengadakan kembali Pemilihan Akhy wa Ukhty. Namun, OSIS masa bakti 2008/2009 ini dapat mengadakan Class Meeting yang pada tahun-tahun sebelumnya vakum, peringatan Hari Guru nasional, adanya Liga Komando, aktifnya kembali ekskul KIR, mengelola blog sekolah dan friendster OSIS serta pembuatan jaket aktivis OSIS. Walaupun banyak program yang sudah dilaksanakan, namun charisma dan kekuatan kepengurusan OSIS masa Hidayat Eka Putra belum mampu disaingi oleh OSIS masa bakti 2008/2009 ini. Stimulus yang diberikan kurang berjalan dengan baik.

Penulis tidak bermaksud meremehkan atau merendahkan pengurus OSIS sebelumnya dan sesudahnya atau membanggakan satu kelompok saja. Penulis dapat mengatakan demikian karena penulis turut serta dalam kepengurusan OSIS dibawah pimpinan Hidayat Eka Putra dan rekan-rekan yang lainnya pada masa itu.

Kembali pada topik utama yaitu OSIS sebagai satu-satunya organisasi tertinggi yang mendapatkan pengakuan secara de facto dan de jure baik di tingkat sekolah dan secara nasional (dalam kepmendikbud nomor 0323/U/1978) sebagai suatu organisasi siswa di sekolah yang legal. OSIS sebagai organisasi tunggal yang telah diakui dan telah mendapatkan legalitas, dapat dikatakan sebagai subyek hukum yaitu sebagai suatu badan hukum yang dapat menuntut dan di tuntut

Tetapi belakangan ini penulis melihat tidak adanya sikap pro aktif dan kritisasi osis sebagai sebuah organisasi terhadap sekolah. OSIS terkesan selalu berada dibawah tekanan / under pressure saja. OSIS bak boneka, penggerak dari segala kegiatan ataupun keputusan pihak sekolah tanpa mempertimbangkan baik buruknya, untung atau ruginya keputusan tersebut dan OSIS terkesan hanya mengurusi urusan mereka saja.

OSIS dan MPK sebagai organisasi yang mewakili rakyatnya (siswa/I MAN 2 Padang ) dapat dikatakan kurang berjalan sebagaimana mestinya.

Penulis berharap agar OSIS dapat pro-aktif dan kritis terhadap segala kebijakan. Penulis tidak bermaksud memprovokasi tetapi mengajak siswa untuk dapat berfikir lebih kritis. Namun, OSIS jangan sampai melanggar norma.

HIDUP OSIS MAN 2 PADANG ..!!

MAJU TERUS….!!



Written by: Muhammad Fajri Andika (alumni MAN 2 Padang 2008)

Mahasiswa Fakultas Hukum UNAND

Senin, 02 Maret 2009

Peranan Pemilih Pemula dalam Pemilu 2009

Generasi muda saat ini mempunyai kesempatan untuk ikut memilih pada pemilu baik itu pemilu legislative maupun pemilihan presiden. Begitu pula bagi para remaja yang punya kesempatan perdana untuk memanfaatkan hak pilihnya pada pemilu tersebut, khususnya pada pemilu pada tahun 2009 ini yang akan diadakan dalam waktu dekat untuk memilih wakil rakyat yang akan menduduki kursi lembaga legislative periode 2009-2014 yang akan datang.

Pada saat ini timbul sebuah pertanyaan khususnya bagi para pemilih pemula yang untuk pertama kalinya akan menggunakan hak suaranya tersebut. Mereka bertanya-tanya bagaimana cara menentukan pilihan yang tepat untuk pemilu tersebut, bagaimana cara mereka menentukan calon tersebut dan alasan mereka(pemilih pemula) memilih calon tersebut.

Apa saja kriteria yang akan digunakan dan bagaimana pertimbangannya? Jangan sampai para pemilih pemula kecewa atau salah memilih wakilnya yang akan duduk di lembaga legislative, sehingga mereka tidak dapat menggunakan hak suara/hak pilihnya dengan sebaik-baiknya. Itu semua jadi catatan penting bagi kita semua.

Jika mereka memilih pemimpin yang kurang tepat, akan berakibat fatal dalam jangka waktu yang cukup panjang. Banyak di antara pemilih pemula bingung untuk menggunakan hak pilih mereka dalam pemilu tersebut yang pada akhirnya akan membuat mereka tidak memilih alias golput.

Pemilih pemula yaitu pemilih yang berusia 17-24 tahun. Para generasi muda tersebut sangat rawan untuk diekploitasi oleh partai politik. Jumlah pemilih pemula dalam pemilu 2009 satu bulan ini mencapai 30% dari 170 juta jumlah penduduk Indonesia. Tapi kenyataanya para pemilih pemula ini terkesan dikesampingkan dalam pemilu. Hal tersebut juga dirasakan oleh Nurul arifin dalam bukunya Abu-abu Pemilu yang dilaunching pada tanggal 18 november 2008 lalu. Apakah para pemilih pemula ini akan melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya seperti para pemilih pemula pada pemilu 2004?

Mungkin, salah satu pertimbangan yang dapat digunakan untuk persyaratan calon yang akan dipilih menurut penulis di antaranya yaitu yang beragama islam (penulis Beragama Islam), berpendidikan tinggi yang juga tercermin dalam kehidupan para calon, trackrecord mereka di kancah politik dan lain-lain yang bersifat positif. Mungkin itu beberapa hal yang dapat dijadikan bahan pertimbangan.


Peran aktif KPU dituntut untuk dapat mensosialisasikan tentang PEMILU dan memberikan pengetahuan tentang parpol-parpol kepada para pemilih pemula sehingga tercapai pemilihan yang demokratis dan objektif. Selain itu, pemilih pemula diharapkan pro aktif dalam mencermati situasi dan dapat menambah pengetahuan mereka terhadap pemilu sehingga mereka sendiri tidak kecewa.

Written By: Muhammad Fajri Andika, alumni MAN 2 Padang
(Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Andalas)

Kamis, 26 Februari 2009

Serangkaian Ujian Kelas XII

Bulan Februari menjadi saat-saat yang cukup melelahkan bagi siswa/I kelas XII MAN 2 Padang. Bagaimana tidak, dari awal hingga akhir bulan dijalani para pelajar kampus biru ini dengan serangkaian ujian. Berkat tekad untuk mendapatkan nilai terbaik, siswa/I tahun akhir ini pun lebih semangat belajar.

Hingga minggu pertama bulan Februari, mereka masih mengikuti program sekolah “belajar sore” hingga pukul 17.00. Pada minggu ke-2 hingga minggu ke-3, merupakan jadwal ujian praktek yang meliputi praktek Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Jepang, Olahraga, TIK, Fiqh, Qur’an Hadits, Kimia, Fisika, Biologi dan beberapa bidang ilmu agama bagi jurusan IAI.

Pada minggu ke-4, siswa/I juga harus berjuang untuk mengikuti Pra UN yang menjadi jadwal bagi semua SMA/MA/SMK se kota Padang. Pra UN ini dilaksanakan dari tanggal 23-27 Februari 2009. Siswa/I kelas X dan XI pun diliburkan selama pelaksanaan Pra UN 1 ini. Setelah Pra UN 1, pada minggu pertama Februari ini, siswa/I kelas XII juga harus mengikuti Try Out Madrasah dari tanggal 2-7 Maret 2009.

UN 20 April 2009 akan dipersiapkan sebaik mungkin dengan program GSU (Gerakan Sukses UN) yang akan dimulai setelah ujian TO Madrasah.


Written By: KIR

Senin, 23 Februari 2009

PENERAPAN UU BHP DI LINGKUNGAN MADRASAH???

Sejak disahkannya UU BHP tanggal 17 Desember 2008 oleh DPR RI
sampai sekarang telah memicu berbagai aksi penolakan yang
keras. Mulai dari aksi penolakan oleh mahasiswa di Makassar dan di
Jakarta serta di Padang, juga memicu aksi yang sama.
Alasan yang menyebabkan penolakan dari para mahasiswa di
Indonesia adalah adanya praktik komersialisasi dalam UU tersebut
yang jelas-jelas sangat merugikan dunia pendidikan. Kekhawatiran ini
berasal dari Praktik Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (PT
BHMN) sebagai species BHP yang selama ini terjadi dan bertendensi
memarginalisasi anak-anak tidak mampu untuk mengenyam pendidikan.

Tapi pada saat ini UU BHP juga menjalar ke tingkat sekolah baik itu
yang berada di dibawah DEPDIKNAS atau yang di bawah asuhan DEPAG.
Hal ini terbukti dengan mahalnya biaya pendidikan di tingkat SMA. Hal yang
lebih mengherankan lagi meningkatnya biaya pendidikan juga dirasakan
oleh para pelajar di kota Padang termasuk beberapa Madrasah di kota Padang, yang terbukti dengan mahalnya biaya
pendidikan disana dan dicurigai adanya praktik komersialisasi
pendidikan dalam rangka mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dengan
mengenyampingkan pertimbangan tingkat penghasilan keluarga pelajar
yang bersekolah di sekolah dan madrasah tersebut.
Di madrasah, siswa dibebani dengan berbagai biaya yang
kurang jelas alokasi dana tersebut. Adapun keputusan yang
dibuat katanya melalui rapat orang tua wali murid.

Yang jadi pertanyaan adalah, mengapa hal ini bisa terjadi..? Sedangkan UU BHP
itu bukannya hanya diberlakukan untuk Perguruan Tinggi..? Mengapa
tidak ada aksi penolakan? Mengapa orang tua/wali murid siswa/I disana
terkesan dibodoh-bodohi..? Dan mengapa siswa/I nya hanya diam dan tidak
peduli terhadap nasib mereka sendiri? Yang lebih menyedihkan, masih ada
siswa/I yang bersekolah di madrasah tersebut yang mengetahui dengan
jelas bahwa mahalnya biaya pendidikan disana tetapi tetap saja
bermalas-malasan, sibuk berkumpul, tanpa pernah terfikirkan betapa
sulitnya orang tua mereka untuk membiayai biaya pendidikan yang menurut
penulis untuk tingkat Madrasah Aliyah NEGERI.! Bisa mencapai semahal itu.

Written By: E.Utrech

Rabu, 11 Februari 2009

Sosialisasi Kurikulum Pendidikan Kelalulintasan

Sehubungan dengan Pencanangan dan Sosialisasi Kurikulum Pendidikan kelalulintasan Masuk Kurikulum Sekolah, maka pada Senin, 9 Februari 2009 lalu dilaksanakan Upacara gabungan Madrasah terpadu (MIN, MTsN Model dan MAN 2) di lapangan upacara MAN 2 Padang dengan pembina upacara, Kapoltabes kota Padang Kombes Polisi Drs. Boy Rafli Amar.

Kurikulum Pendidikan Kelalulintasan Sekolah ini berdasarkan kesepakatan bersama antara Kapoltabes kota Padang dengan Kepala Kantor Departemen Agama kota Padang. Pencanangan Kurikulum Pendidikan Kelalulintasan Sekolah ini dilatarbelakangi oleh:

  1. Data kecelakaan lalu lintas yang terhimpun pada Satlantas Poltabes Padang tahun 2008. Tercatat ada 598 kasus (76 meninggal dunia, 482 luka berat dan 347 luka ringan) dengan kerugian materiil Rp 1.046.835.000,00.
  2. Kecelakaan lalu lintas melibatkan anak usia sekolah sebanyak 114 kasus (68%) dan meninggal dunia 26 orang (62,91%).

Kesepakatan ini akan direalisasikan dalam bentuk kerja sama antara Kepolisian dengan Dinas Pendidikan dan Departemen Agama. Kepolisian akan menyiapkan standar Kompetensi Dasar serta referensi tentang Pendidikan Kelalulintasan dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA. Kepolisian juga akan menyiapkan instruktur yang akan melatih dan memberikan pembekalan kepada guru yang akan ditugaskan memberikan materi kelalulintasan.


Dinas Pendidikan dan Kantor departemen Agama kota Padang akan merealisasikan ini ke sekolah-sekolah dan madrasah se kota Padang. Kurikulum ini direncanakan akan dimulai pada tahun ajaran 2009/2010 mendatang.


Posted by: osism2p
sumber: tp

Minggu, 04 Januari 2009

MAN 2 Padang kembali Berprestasi

Madrasah Aliyah Negeri 2 Padang kembali membuktikan eksistensinya. Madrasah yang mendapatkan mobil Carry karena menjadi Runner Up Lomba Asmaul Husna se SLTP dan SLTA/SMK/MA se kota Padang ini, memperoleh 4 juara sekaligus.

Pada Upacara HAB Depag 3 January 2009 lalu, diumumkan bahwa MAN 2 Padang menjadi Juara 2 Madrasah Berprestasi se Sumatera Barat. Salah seorang Guru Fisika yang juga menjabat sebagai Waka Kurikulum, Bapak Epi Yarlis, M.Pd menjadi peringkat I Guru Berprestasi. MAN 2 Padang juga memboyong 2 juara Siswa Berprestasi Madrasah tingkat Sumatera Barat pada jurusan IPA dan IPS. Widia Isra, siswi kelas XII IPA 4 menjadi Pemuncak 1 Siswa Berprestasi Jurusan IPA dan Suci Amalia, siswi Kelas XII IPS 4 sebagai Pemuncak 1 Siswa Berprestasi Jurusan IPS.

Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan oleh MAN 2 Padang dan generasi selanjutnya. Kemungkinan, para pemuncak 1 akan diikutkan dalam Kompetisi DEPAG tingkat Nasional.



Wriiten by: OSIS M2P

Kembali Sekolah....

Libur sekolah semester ganjil telah berlalu, menandakan dimulainya PBM semester 2 yang sepertinya akan menjadi masa-masa berat dan penentuan akan proses belajar selama ini di sekolah. Libur sekolah di MAN 2 Padang mulai tanggal 21 December sampai 29 December 2008. Tanggal 30 dan 31 December, OSIS dan perwakilah beberapa ekskul olahraga mengadakan Class Meeting dengan seabrek lomba. Mulai dari lomba takbir dengan masing-masing 6 orang per kelas, lomba tennis meja putri, lomba futsal, lomba voli dan lomba takraw. Pengurus KIR (Karya Ilmiah Remaja) yang semula juga akan mengadakan lomba Kata Hikmah pada 30 Desember 2008 dan Lomba Karya Tulis Ilmiah pada 31 January 2009, juga bekerja sama dengan kepanitiaan CM. Lomba Kata Hikmah diadakan di Perpustakaan MAN 2 Padang, bersamaan dengan saat berlangsungnya Class Meeting.

Mengapa Class Meeting hanya 2 hari? Sekolah hanya memberi waktu 2 hari karena khawatir waktu libur murid tersita. Toh, ternyata walaupun hanya diberikan waktu selama 2 hari, CM tahun ini cukup sukses. Apalagi, beberapa tahun belakangan tidak ada kegiatan Class Meeting di MAN 2 Padang. Pada 1 dan 2 Januari 2009, siswa kembali libur dan pada tanggal 3 January kembali sekolah untuk menerima rapor.

Para pemenang lomba akan diumumkan dan menerima hadiah pada Senin, 5 January 2009 setelah upacara bersamaan dengan pengumuman pemuncak kelas dan para pemenang lomba Guru serta siswa berprestasi DEPAG se Sumatera Barat.



Written by: OSIS M2P